J-_GLtAXZg7FMH9Uzc4dQR430Aw Jundi Gates's Blog: [Fanfict] Usaha Keras Itu Tak Akan Menghianati

Minggu, 13 Oktober 2013

[Fanfict] Usaha Keras Itu Tak Akan Menghianati

Matahari sudah bersinar menyinari bumi dan mulai memasuki jendela kamarku yang sudah terbuka dan ditambah kicauan burung nan merdu yang membangkitkan aku dari tempat tidurku, dan aku pun bergegas mandi. Hari ini hari minggu seperti biasa aku akan berkumpul dengan ketiga temanku untuk menyaksikan acara tv favorit kami JKT48 Missions dan berlatih untuk grup musik kecil-kecilan kami. Ketiga temanku itu adalah Angga, Bagas, Yudi.

Namaku sendiri Jonny, umurku 15 tahun, aku tinggal di daerah di ujung kota Makasar. Aku memang ngefans sama idol grup JKT48 sejak 8 bulan yang lalu, bisa dibilang aku fans jauh, ketiga temanku juga fans JKT48 sama sepertiku.

Selesai acara JKT48 Missions, terbenak didalam pikiran ku tentang ulang tahun oshi ku Beby Chaesara Anandila yang tinggal beberapa minggu lagi. Kali ini aku akan memberikan Beby hadiah spesial yang aku dapatkan susah payah.

“Jon, lu mau ngapain ultah Beby tahun ini?” tanya Angga.     
“Gua mau kasih hadiah spesial buat Beby, susah dapetinnya,.” Jawab aku
“Terus lu mau kasih lewat fanletter?” tanya Angga lagi.

“pengennya sih gift langsung, ya tapi mau gimana lagi, ga bakal mungkin.” Jawabku pasrah.
Aku memang mempunyai impian untuk bertemu idolaku langsung di theater JKT48 di Jakarta dan melihat perayaan ulang tahun oshi ku di theater, tapi sekali lagi aku hanya fans dari timur Indonesia.

Tak terasa hari sudah mulai sore, itu tandanya aku harus pulang, aku pun bergegas pulang dan berbaring di tempat tidurku, aku pun memikirkan sang idola ku “Dancing Queen” yang sebentar lagi ulang tahun, tak terasa aku pun terlelap. Di dalam mimpi aku sedang berada di sebuah mall yang cukup ramai, ternyata itu FX sudirman tempat theater JKT48 berada, ditangan ku ada selembar tiket show theater “Pajama Drive” tepat di hari ulang tahun Beby, senang rasanya. Tapi tiba-tiba aku terbangun dari mimpiku.

“Ahh, Cuma mimpi ya?!” ucapku menggerutu.
Sejenak aku pun teringat lirik lagu yang aku sering dengar yaitu shonici, mimpi pun bisa menjadi kenyataan kalau dibarengi dengan kerja keras.

Esok hari di perjalan sepulang sekolah mata ku teralihkan oleh sebuah poster berisikan lomba cover lagu berhadiah Rp. 5.000.000 dan akan tampil di cafe Jakarta tepat dihari ulang tahun Beby. Lalu aku berfikir kalau menang aku bisa ke Jakarta dan menonton theater JKT48. Aku pun segera memberi tahu ke teman-temanku.

“woi, gua dapet berita bagus nih, ada lomba cover lagu terus nanti lagunya dikirim, pemenangnya bisa terbang ke Jakarta.” Ucap ku tergesah-gesah
“Wah bagus tuh, tapi rekamannya gimana? Adanya di kota, mahal lagi 300 ribu.” Sahut Bagas
“eh besok malam ada festival di alun-alun kita ngamen disitu aja, gapapa buat nambahin duit buat rekaman.” Ucap Yudi memberi usul
“okee, besok kita kesitu ngamen.” Jawab ku

Esok malam pun tiba, bermodal sebuah gitar kami ngamen di festival itu, kami melawati dengan kerja keras, diguyur hujan sampai diusir, jam sudah menunjukan pukul 11 malam tapi uang belum cukup untuk biaya rekaman sampai yudi meminta untuk pulang karena kecepean.
“Udahlah pulang aja capek gua, gausah ikut lomba.” Ucap Yudi yang sedikit kesal
“Tunggu dulu yud, bentar lagi oke.” Ucap Angga merayu Yudi
“Iya yud, kalau kita usaha pasti akan ada hasilnya kok.” Ucap ku memberi semangat kepada yudi
“oke lagu shonichi ya.” Ucap Yudi yang akhirnya mau melanjutkan perjuangan ini
Selesai kami membawakan lagu shonichi, ada sesosok pria yang memberiakan kami penawaran.
“Band kalian bagus nih, ngapain ngamen disini?” tanya pria itu
“Mau nyari tambahan uang buat ikut lomba cover lagu, om.” Jawab ku
“Mau coba gratis ga? Saya punya studio, kecil sih tapi bisalah, kalau mau besok siang dateng ya.” Ucap pria tersebut
“Wah, mau dong, besok kami datang ya, makasih ya om.” Ucap ku bahagia

 Esok siang kami berempat menuju ke tempat yang ditunjuki pria tersebut. Studio nya memang tidak terlalu mewah tapi aku rasa bisa untuk rekaman kami. Selesai rekaman aku mengirimkan berkas itu ke alamat yang ditujukan untuk lomba. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan 3 hari setelahnya melalui surat.

Sudah empat hari tapi aku tidak juga mendapatkan surat, itu artinya kami kalah, aku merasa kecewa karena sudah berkerja keras tapi kami kalah, aku yang sedang kecewa dan duduk disofa tiba-tiba ibuku memberikan sepucuk surat dari PT musikindo, setelah kubuka ternyata kami pemenangnya, pengumuman telat satu hari. Dengan itu impian aku nonton Beby di Theater sebentar lagi terwujud. Segera aku memberitahukan ini kepada teman-temanku.

Esok hari aku bersiap-siap dikamar untuk mempersiapkan apa yang aku bawa ke Jakarta, tidak lupa ku bawa hadiah untuk sang idola, setelah itu aku segera ke bandara temanku sudah menunggu di situ dan akhirnya kami bertolak ke Jakarta, sungguh impian ku akan terwujud.

Hari pertama ku menginjakan kaki di Jakarta, sesuai dengan ketentuan lomba, kami akan perfom di sebuah cafe di kawasan senayan, sungguh luar biasa band kecil-kecilan dari timur Indonesia bisa tampil di cafe di kawasan Jakarta. Di bawah lampu sorot cafe kami mengalunkan musik, penonton memberikan tepuk tangan yang meriah kepada kami.

Keesokan hari, hari yang ku tunggu-tunggu tepat di hari ulang tahun oshi ku Beby, akhirnya aku bisa menginjakan kaki di mall Fx tempat dimana JKT48 Theater berada, persis seperti di mimpi ku waktu itu. Dengan tiket yang sudah ditangan kami akhirnya kami menyaksikan show theater pertama kalinya. Disana ada perayaan ulang tahun Beby, wah senang rasanya melihat oshi ku bahagia, di sesi Hi-touch aku berhasil memberikan gift langsung kepada Beby, sebuah boneka dan cd rekaman kami.

Sungguh impian yang menjadi kenyataan, berkat usaha keras kami, kami akhirnya bisa disini. Aku kembali teringat dengan sepenggal kata dari lagu shonichi.

“Impian ada ditengah peluh
Bagai bunga yang mekar secara peralahan
Usaha keras itu tak akan menghianati
Impian ada ditengah peluh
Selalu menunggu agar ia menguncup

Suatu hari pasti sampai harapan terkabul”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar