Matahari sudah bersinar menyinari bumi dan mulai memasuki jendela
kamarku yang sudah terbuka dan ditambah kicauan burung nan merdu yang
membangkitkan aku dari tempat tidurku, dan aku pun bergegas mandi. Hari ini
hari minggu seperti biasa aku akan berkumpul dengan ketiga temanku untuk
menyaksikan acara tv favorit kami JKT48 Missions dan berlatih untuk grup musik
kecil-kecilan kami. Ketiga temanku itu adalah Angga, Bagas, Yudi.
Namaku sendiri Jonny, umurku 15 tahun, aku tinggal di daerah di
ujung kota Makasar. Aku memang ngefans sama idol grup JKT48 sejak 8 bulan yang
lalu, bisa dibilang aku fans jauh, ketiga temanku juga fans JKT48 sama
sepertiku.
Selesai acara JKT48 Missions, terbenak didalam pikiran ku tentang
ulang tahun oshi ku Beby Chaesara Anandila yang tinggal beberapa minggu lagi.
Kali ini aku akan memberikan Beby hadiah spesial yang aku dapatkan susah payah.
“Jon, lu mau ngapain ultah Beby tahun
ini?” tanya Angga.
“Gua mau kasih hadiah spesial buat
Beby, susah dapetinnya,.” Jawab aku
“Terus lu mau kasih lewat fanletter?”
tanya Angga lagi.
“pengennya sih gift langsung, ya tapi mau gimana lagi, ga bakal
mungkin.” Jawabku pasrah.
Aku memang mempunyai impian untuk bertemu idolaku langsung di
theater JKT48 di Jakarta dan melihat perayaan ulang tahun oshi ku di theater,
tapi sekali lagi aku hanya fans dari timur Indonesia.
Tak terasa hari sudah mulai sore, itu tandanya aku harus pulang,
aku pun bergegas pulang dan berbaring di tempat tidurku, aku pun memikirkan
sang idola ku “Dancing Queen” yang sebentar lagi ulang tahun, tak terasa aku
pun terlelap. Di dalam mimpi aku sedang berada di sebuah mall yang cukup ramai,
ternyata itu FX sudirman tempat theater JKT48 berada, ditangan ku ada selembar
tiket show theater “Pajama Drive” tepat di hari ulang tahun Beby, senang
rasanya. Tapi tiba-tiba aku terbangun dari mimpiku.
“Ahh, Cuma mimpi ya?!” ucapku menggerutu.
Sejenak
aku pun teringat lirik lagu yang aku sering dengar yaitu shonici, mimpi pun
bisa menjadi kenyataan kalau dibarengi dengan kerja keras.
Esok hari di perjalan sepulang sekolah mata ku teralihkan oleh
sebuah poster berisikan lomba cover lagu berhadiah Rp. 5.000.000 dan akan
tampil di cafe Jakarta tepat dihari ulang tahun Beby. Lalu aku berfikir kalau
menang aku bisa ke Jakarta dan menonton theater JKT48. Aku pun segera memberi
tahu ke teman-temanku.
“woi, gua dapet berita bagus nih, ada
lomba cover lagu terus nanti lagunya dikirim, pemenangnya bisa terbang ke
Jakarta.” Ucap ku tergesah-gesah
“Wah bagus tuh, tapi rekamannya
gimana? Adanya di kota, mahal lagi 300 ribu.” Sahut Bagas
“eh besok malam ada festival di
alun-alun kita ngamen disitu aja, gapapa buat nambahin duit buat rekaman.” Ucap
Yudi memberi usul
“okee, besok kita kesitu ngamen.” Jawab ku
Esok malam pun tiba, bermodal sebuah gitar kami ngamen di festival
itu, kami melawati dengan kerja keras, diguyur hujan sampai diusir, jam sudah
menunjukan pukul 11 malam tapi uang belum cukup untuk biaya rekaman sampai yudi
meminta untuk pulang karena kecepean.
“Udahlah pulang aja capek gua, gausah
ikut lomba.” Ucap Yudi yang sedikit kesal
“Tunggu dulu yud, bentar lagi oke.”
Ucap Angga merayu Yudi
“Iya yud, kalau kita usaha pasti akan
ada hasilnya kok.” Ucap ku memberi semangat kepada yudi
“oke lagu shonichi ya.” Ucap Yudi yang
akhirnya mau melanjutkan perjuangan ini
Selesai kami membawakan lagu shonichi,
ada sesosok pria yang memberiakan kami penawaran.
“Band kalian bagus nih, ngapain ngamen
disini?” tanya pria itu
“Mau nyari tambahan uang buat ikut lomba
cover lagu, om.” Jawab ku
“Mau coba gratis ga? Saya punya
studio, kecil sih tapi bisalah, kalau mau besok siang dateng ya.” Ucap pria
tersebut
“Wah, mau dong, besok kami datang ya,
makasih ya om.” Ucap ku bahagia
Esok siang kami berempat menuju ke tempat yang ditunjuki pria
tersebut. Studio nya memang tidak terlalu mewah tapi aku rasa bisa untuk
rekaman kami. Selesai rekaman aku mengirimkan berkas itu ke alamat yang
ditujukan untuk lomba. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan 3 hari
setelahnya melalui surat.
Sudah empat hari tapi aku tidak juga mendapatkan surat, itu
artinya kami kalah, aku merasa kecewa karena sudah berkerja keras tapi kami
kalah, aku yang sedang kecewa dan duduk disofa tiba-tiba ibuku memberikan
sepucuk surat dari PT musikindo, setelah kubuka ternyata kami pemenangnya,
pengumuman telat satu hari. Dengan itu impian aku nonton Beby di Theater
sebentar lagi terwujud. Segera aku memberitahukan ini kepada teman-temanku.
Esok hari aku bersiap-siap dikamar untuk mempersiapkan apa yang aku
bawa ke Jakarta, tidak lupa ku bawa hadiah untuk sang idola, setelah itu aku
segera ke bandara temanku sudah menunggu di situ dan akhirnya kami bertolak ke
Jakarta, sungguh impian ku akan terwujud.
Hari pertama ku menginjakan kaki di Jakarta, sesuai dengan
ketentuan lomba, kami akan perfom di sebuah cafe di kawasan senayan, sungguh
luar biasa band kecil-kecilan dari timur Indonesia bisa tampil di cafe di
kawasan Jakarta. Di bawah lampu sorot cafe kami mengalunkan musik, penonton
memberikan tepuk tangan yang meriah kepada kami.
Keesokan hari, hari yang ku tunggu-tunggu tepat di hari ulang
tahun oshi ku Beby, akhirnya aku bisa menginjakan kaki di mall Fx tempat dimana
JKT48 Theater berada, persis seperti di mimpi ku waktu itu. Dengan tiket yang
sudah ditangan kami akhirnya kami menyaksikan show theater pertama kalinya.
Disana ada perayaan ulang tahun Beby, wah senang rasanya melihat oshi ku
bahagia, di sesi Hi-touch aku berhasil memberikan gift langsung kepada Beby,
sebuah boneka dan cd rekaman kami.
Sungguh impian yang menjadi kenyataan, berkat usaha keras kami,
kami akhirnya bisa disini. Aku kembali teringat dengan sepenggal kata dari lagu
shonichi.
“Impian ada ditengah peluh
Bagai bunga yang mekar secara peralahan
Usaha keras itu tak akan menghianati
Impian ada ditengah peluh
Selalu menunggu agar ia menguncup
Suatu hari pasti sampai harapan terkabul”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar